Manager Fleet Management
PT Pelita Air Service (Pelita Air)
Bukan situs resmi — info lowongan diagregasi dari sumber publik
Full Time
Jakarta
S1
Min. 5 Tahun
Tutup 2 hari lagi
Diperbarui 1 jam yang lalu
Jurusan yang Dibutuhkan
Manajemen
Ekonomi
Keuangan
Manajemen Transportasi Udara
DESKRIPSI PEKERJAAN
- Mengembangkan dan mengelola strategi portofolio armada perusahaan untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan optimalisasi aset.
- Memimpin proses fleet sourcing, acquisition, leasing, restructuring, disposal, serta negosiasi komersial dengan lessor, investor, dan mitra strategis.
- Mengevaluasi peluang investasi, menyusun business case, feasibility study, dan memberikan rekomendasi strategis terkait pengelolaan armada.
- Mengidentifikasi, mengembangkan, dan memonitor inisiatif sinergi bisnis yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
- Mengembangkan, memantau, dan mengevaluasi KPI serta dashboard kinerja terkait fungsi fleet management dan investasi.
- Mengelola identifikasi, mitigasi, dan monitoring risiko bisnis sesuai kerangka Sistem Pengelolaan Bisnis dan Risiko (SPBD).
- Menyusun kajian strategis, executive summary, dan materi presentasi untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen dan Direksi.
- Berkolaborasi dengan fungsi internal dan stakeholder eksternal untuk memastikan implementasi program dan pencapaian target bisnis secara efektif.
KUALIFIKASI
- S1 Manajemen, Ekonomi, Keuangan, Airline Business, atau bidang terkait.
- Minimal 5 tahun pengalaman di Corporate Strategy, Fleet Management, Business Development, atau Investment Management.
- Berpengalaman dalam fleet acquisition, leasing, investment analysis, dan business negotiation.
- Strong financial modeling & business case analysis.
- Excellent stakeholder management & negotiation skills.
- Aviation industry experience preferred.
Rekomendasi untukmu
Cara Melamar
Tentang PT Pelita Air Service (Pelita Air)
SelengkapnyaLowongan Kerja BUMN - PT Pelita Air Service atau biasa disingkat menjadi PAS, adalah anak usaha dari Pertamina yang berbisnis di bidang penerbangan. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, perusahaan ini memiliki kantor manajemen di Bandar Udara Pondok Cabe dan tiga kantor cabang, yakni di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, dan Bandar Udara Pinang Kampai. Hingga tanggal 31 Desember 2020, perusahaan ini mengoperasikan 15 unit helikopter dan 9 unit pesawat terbang.