Perum Percetakan Uang Republik Indonesia, atau lebih dikenal dengan nama PERURI, adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipercaya oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk mencetak uang Rupiah, baik uang kertas maupun uang logam, serta berbagai dokumen negara yang memiliki fitur keamanan tinggi. Selama lebih dari setengah abad, PERURI telah menjadi penjamin keaslian dokumen dan mata uang negara, dan kini berkembang menjadi perusahaan teknologi keamanan digital kelas dunia. Bagi mahasiswa dan fresh graduate yang penasaran bagaimana rasanya belajar langsung dari perusahaan yang mencetak uang negara, PERURI bisa jadi tempat magang yang cukup unik dan jarang ditemui di industri lain.
Sekilas Tentang PERURI
PERURI resmi berdiri pada 15 September 1971 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1971, sebagai hasil peleburan antara dua perusahaan negara, yaitu PN Pertjetakan Kebajoran (Perkeba) yang bergerak di bidang percetakan uang kertas, dan PN Arta Yasa yang menangani pembuatan uang logam. Menariknya, cikal bakal Perkeba sendiri dulunya dibangun dengan bantuan perusahaan percetakan uang asal Belanda, Joh. Enschedé.
Seiring berjalannya waktu, kebutuhan produksi PERURI terus bertambah. Pada tahun 1991, perusahaan mulai membangun kawasan produksi baru di atas lahan seluas 202 hektare di Ciampel, Karawang, yang kemudian diresmikan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada tahun 2005. Kini, kantor pusat PERURI berlokasi di Jalan Palatehan No. 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sementara aktivitas pencetakan dan produksi utamanya berpusat di Karawang dan Surabaya.
Bidang Usaha PERURI
Landasan hukum yang mengatur kegiatan usaha PERURI saat ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2019. Berdasarkan aturan tersebut, PERURI tidak hanya bertugas mencetak uang Rupiah sesuai permintaan Bank Indonesia, tetapi juga menangani sejumlah dokumen negara penting lainnya, di antaranya:
- Buku paspor dan dokumen keimigrasian
- Meterai, termasuk meterai elektronik (e-Meterai)
- Pita cukai
- Dokumen dan sertifikat pertanahan
- Pencetakan mata uang dan dokumen sekuriti untuk negara lain, seperti Malaysia, Sri Lanka, Nepal, Filipina, dan Peru
Selain lini bisnis konvensional tersebut, sejak 2019 PERURI mulai merambah bisnis digital security, mencakup autentikasi elektronik, identitas digital, tanda tangan elektronik, hingga QR code aman. Pada tahun 2021, pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2021 resmi menunjuk PERURI sebagai pihak yang membuat dan mendistribusikan Meterai Elektronik. Tak berhenti di situ, pada akhir 2023 PERURI kembali mendapat kepercayaan besar: melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023, perusahaan ini ditunjuk sebagai Government Technology (GovTech Indonesia) dengan nama INA DIGITAL, yang bertugas mengintegrasikan ekosistem layanan digital pemerintah.
Peruri Group: Sinergi Bersama Anak dan Afiliasi Perusahaan
Untuk mendukung pengembangan bisnisnya, PERURI juga membawahi beberapa anak perusahaan yang saling melengkapi, yaitu:
- PT Kertas Padalarang – memproduksi kertas pita cukai dan berbagai jenis kertas sekuriti lainnya.
- PT Peruri Wira Timur – berfokus pada pencetakan dokumen sekuriti non-uang, seperti ijazah dan dokumen perizinan.
- PT Peruri Properti – mengelola optimalisasi aset properti milik PERURI.
- PT Peruri Digital Security – mendukung layanan national payment gateway, card management system, hingga membawahi PT Cardsindo Tiga Perkasa yang memproduksi smart card.
PERURI juga memiliki perusahaan afiliasi, PT Sicpa-Peruri Securink, hasil kerja sama dengan Sicpa SA asal Swiss, yang memproduksi tinta sekuriti khusus untuk uang kertas.
Visi, Misi, dan Nilai Budaya Kerja PERURI
PERURI mengusung visi menjadi “Perusahaan Berkelas Dunia di Bidang Integrated Security Printing and System”, dengan misi “Menghasilkan Produk Berkualitas dan Bernilai Sekuriti Tinggi Kebanggaan Bangsa”. Dalam keseharian kerjanya, insan PERURI berpegang pada nilai budaya kerja yang dikenal dengan sebutan 5C: Cergas, Cepat, Cermat, Cerdas, dan Ceria – mencerminkan semangat kerja yang gesit, teliti, dan penuh integritas, mengingat setiap produk yang dihasilkan menyangkut kepercayaan dan keamanan negara.
Kenapa Magang di PERURI Bisa Jadi Pengalaman yang Berbeda?
Tidak banyak mahasiswa yang punya kesempatan melihat langsung bagaimana uang negara dicetak, atau bagaimana sistem keamanan digital seperti e-Meterai dan tanda tangan elektronik dibangun dari balik layar. Beberapa hal yang bisa didapatkan dari magang di PERURI antara lain:
- Pengalaman di industri yang unik dan strategis – PERURI adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia yang berwenang mencetak mata uang Rupiah, sehingga standar kerja dan levelnya cukup berbeda dari perusahaan pada umumnya.
- Eksposur ke bisnis security printing sekaligus digital security – peserta magang berkesempatan belajar dari dua sisi bisnis PERURI: percetakan sekuriti konvensional dan transformasi digital seperti GovTech INA DIGITAL.
- Bimbingan dari tim yang terbiasa bekerja dengan standar keamanan tinggi – nilai tambah tersendiri untuk melatih ketelitian dan kedisiplinan kerja.
- Portofolio yang menonjol di CV – pengalaman magang di BUMN sekelas PERURI cukup jarang dimiliki banyak orang, sehingga bisa jadi nilai plus saat melamar kerja nantinya.
Program Magang di PERURI
PERURI secara berkala membuka kesempatan magang bagi mahasiswa tingkat akhir maupun fresh graduate dari berbagai latar belakang studi, mulai dari teknik industri, teknik informatika, desain grafis, hingga manajemen dan keuangan, menyesuaikan kebutuhan divisi yang ada, baik di lini security printing maupun digital security. Kalau kamu tertarik merasakan langsung bagaimana bekerja di perusahaan yang menjaga keamanan dan keaslian dokumen negara, ada baiknya rutin memantau informasi resmi lowongan magang PERURI dan menyiapkan berkas lamaran dari sekarang.
Tertarik merasakan pengalaman magang di balik pencetakan uang dan dokumen negara bersama PERURI? Temukan info program magang terbaru dan kirimkan lamaranmu sekarang melalui halaman karier di job portal ini.